Kota Timika dan Perjalanan hidupku.
Suatu kota nan indah di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Pulau Papua, berada di pesisir wilayah pegunungan tengah Bumi Cendrawasih ini. Kota yang masih alami dan di kelilingi oleh hutan papua nan luas ini, yang memiliki kekayaan alam yang banyak.
Kota Timika adalah Ibukota Kabupaten Mimika. Meskipun Kabupaten ini usianya masih terbilang muda,namun perkembangannya sangat pesat dan fasilitasnya pun terbilang memadai. Misalnya di Kota Timika sudah memiliki Bandara Internasional, pelabuhan laut, rumah sakit, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, transportasi, dll. Fasilitas ini sangat mendukung aktivitas warga-warga Timika dalam kehidupan sehari-hari.
Dikota berdiri banyak kantor-kantor milik pemerintah maupun swasta yang bergerak di berbagai bidang,telah banyak menyerap warga akan lapangan pekerjaan.di kabupaten ini juga berdiri perusahaan tambang besar bertaraf internasional,yaitu PT.Freeport Indonesia yang terletak di kecamatan Tembagapura.yang merupakan tambang emas dan tembaga salah satu terbesar di dunia.sehingga julukan kota emas menempel pada kota ini.perusahaan ini telah berandil besar dalam perkembangan di kabupaten ini. Di kabupaten ini memiliki suku asli yang mendiami wilayah ini,yaitu suku kamoro dan suku amugme. Pada umumnya,suku kamoro mendiami wilayah pantai dan suku amugme yang mendiami wilayah pegunungan.serta juga ada suku-suku kekerabatan yang mendiami wilayah yang lebih sempit dari pada suku kamoro dan amugme.
Sebelum menjadi kabupaten sendiri,pada mulanya mimika merupakan bagian dari kabupaten Fakfak. Selain suku pribumi kabupaten ini,banyak terdapat suku-suku dari sesama suku di papua maupun dari luar papua yang mendiami kabupaten ini, misalnya, Jawa, bugis, toraja, manado, batak, timor, lombok, maluku, jayapura, merauke, biak, sorong, serui, wamena, dll. kedatangannya memiliki banyak cara, misalnya transmigrasi atau merantau, mengadu nasib di tempat nan kaya ini. bisa dikatakan,kabupaten ini adalah miniatur dari nusantara,karena beragamnya suku, budaya,agama,dll. Semoga,kabupaten ini kedepannya lebih maju dan bersatu padu sesuai slogan kabupaten ini yaitu Eme Neme Yauware.
Saya sendiri,berada di kota ini sejak tahun 2012,karena begitu menyenangkannya kota waktu 3 tahun tidak terasa cepat berlalu.tujuan utama saya berada dikota ini adalah bersekolah dan belajar hidup mandiri.awalnya,berat sekali rasanya kutinggalkan kampung halaman di kebumen,jawa tengah.meninggalkan orangtua,keluarga,sahabat, dan teman-temanku.Namun,perasaan sedih itu kian sirna dengan tekad semangatku,mampu hidup mandiri,terampil dan sukses sehingga kelak dapat menjadi kebanggaan keluarga.di timika saya ikut bersama keluarga pakde kusmiyanto.yang merupakan kakak dari ibuku.
Pakde kusmiyanto dan keluarganya adalah sosok yang baik,sangat terasa didikan beliau yang disiplin dan religius,dapat membuatku hidup lebih baik dari dahulu serta didikan di sekolah tempatku belajar membuatku kaya akan ilmu.kesimpulannya, pendidikan yang kudapatkan tidak hanya disekolah semata,tetapi juga lifeskill/keterampilan hidup mandiri.meskipun belum sepenuhnya mandiri.karena banyak bantuan dari keluarga beliau yang saya dapatkan.
Terimakasih kepada warga timika pada umumnya dan keluarga pakde kusmiyanto pada khususnya. Kelak,pengalaman selama ini akan ku jadikan bekal hidupku di masa mendatang yang lebih baik lagi. Mohon maaf karna kesalahanku yang disengaja ataupun tidak disengaja,sehingga telah ataupun pernah merepotkan.saya mohon maaf sebesar-besarnya. Kemudian,untuk para guru dan teman-teman yang saya hormati dan saya banggakan.harapannya selalu sukses buat karir kita,dan saya mohon maaf atas kesalahanku yang pernah ku lakukan.
Terimakasih..
Sukses.
By.Andre Yoan Setyanjana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar