Assalamualaikum.Wr.Wb

Salam Kenal.

Kamis, 21 Desember 2017

Jalan Terjal Pendidikan Indonesia

Jalan Terjal Pendidikan di Indonesia
Foto : http://www.doamadtastier.com
Bangsa besar yang dicita-citakan bung Karno ialah bangsa yang terdiri dari ratusan juta insan al-kamil. Untuk mewujudkan bangsa yang seperti itu perlu adanya setuhan pendidikan didalamnya. Pendidikan diharapkan mampu menambah kualitas sumber daya manusia didalam suatu pembangunan negara. Begitupun Indonesia, pendidikan nasional Indonesia merupakan pendidikan yang berakar pada pembangunan nasional Indonesia. Untuk menghasilkan ramuan pendidikan yang ideal untuk masyarakat Indonesia, kiranya perlu untuk mempelajari sejarah pendidikan kita dan kemudian menganalisisnya. Meskipun ke-idealitasan ini sifatnya relatif namun kita harus ber-ijtihad untuk menemukan suatu rumus yang sesuai demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Indonesia memiliki sejarah pendidikan yang sangat panjang. Pada masa kerajaan pendidikan masih belum mengalami manajemen yang jelas, karena pada masa ini pendidikan hanya untuk memenuhi kebutuhan primer saja, bagi rakyat biasa, sedangkan pendidikan bagi kaum bangsawan tentu berbeda. Mereka mendapatkan pendidikan yang lebih baik daripada rakyat biasa dan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan primer. Pendidikan yang biasanya dinikmati oleh bangsawan yakni, tulis–menulis, berhitung, seni dan lain sebagainya. Begitupun pada masa penjajahan(Kolonialisme) Belanda, pendidikan belum mengalami demokratisasi sehingga hanya orang–orang keturunan Belanda atau priyayi saa yang dapat menikmati manisnya pendidikan. Untung saja anak – anak kaum  Priyayi yang sadar akan kekurangan bangsanya, yakni diperbudak kebodohan. Maka dari itu muncul organisasi–organisasi reaksi yang mengusahakan berdirinya sekolah – sekolah untuk bangsa pribumi,itupun hanya segelintir orang yang berkesempatan.
Setelah Belanda menyerahkan kekuasaan kepada Jepang, pendidikan kita masih terbelenggu kepentingan Jepang. Mereka mendidik pemuda-pemuda Indonesia untuk menjadi Tentara dan Kacung bangsa Sakura itu. Disini beberapa pendiri bangsa memiliki celah yang menarik untuk memanfaatkan Jepang untuk meraih kemerdekaan. Pendidikan pada masa Jepang ini mendapatkan angin segar, karena pada saat itu mereka mengizinkan rakyat untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan bendera merah-putih, yang kami anggap ini merupakan pendidikan Nasionalisme.
Setelah kemerdekaan  sudah tercapai pada 17 Agustus 1945 barulah Indonesia menjadi bangsa yang utuh untuk merumuskan tujuan kebebangsaannya. Begitupun pendidikan Indonesia memiliki tujuan yang jelas dan tercantum pada UUD 1945. Pendidikan yang diartikan Paulo Friere sebagai proses memanusiakan manusia dan sebagai pembebasan kebodohan akhirnya dirasakan bangsa Indonesia setelah mencapai kemerdekaan. Demokratisasi pendidikan sudah mulai terasa pada masa ini. Para pendiri bangsa(founding father) tidak henti – hentinya membuat ramuan Pendidikan yang sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia.
Di era Reformasi ini pendidikan di Indonesia mengalami krisis identitas dan orientasi. Pendidikan kita mau dibawa kemana dan bagaimana pada saat ini mengalami kebingungan. Hal ini dikarenakan berbagai dinamika politik dan kepentigan yang sering ikut nimbrung sektor pembangunan intelektual ini. Tidak dapat dipungkiri dinamika dalam pemerintahan akan berdampak pula pada pendidikan. Karena berbagai kebijakan dan orientasi pendidikan ditentukan oleh aktor –aktor pemerintahan. Hal ini yang terkadang membelenggu kebebasan pendidikan di Indonesia.
Berkembangnya teknologi diera modern ini juga menimbulkan dampak yang positif dan negatif, dengan teknologi tentu dapat menambah mutu pendidikan, namun tidak dapat dipungkiri juga kemajuan teknologi ini berdampak pada degradasi moral dan mental. Anak-anak muda yang keliru menggunakannya dapat terusak moral dan mentalnya. Pendidikan berkebudayaan kiranya dapat mengurangi krisis identitas bangsa kita. Dalam pendidikan formal selayaknya sekolah menghadirkan pendidikan kebudayaan yang tidak berhenti pada tingkat SMP saja, melainkan juga sampai jenjang SMA. Pendidikan berkebudayaan ini membantu siswa untuk mengenali berbagai kebudayaan bangsanya, dan jika sudah mengenal maka akan tumbuh rasa memiliki sekaligus bangga terhadap apa yang menjadi budaya bangsanya.
Revolusi mental yang telah di koar-koarkan beberapa waktu yang lalu, apakah saat ini sudah menuai hasil? Mental seperti apa yang sudah dihasilkan?apakah mental – mental begal?. Revolusi mental ini belum memiliki orientasi dan tindak lanjut yang jelas. Pendidikan mental kiranya dapat diperoleh melalui pendidikan agama, kurikulum pendidikan nasional seharusnya memberikan wadah untuk pendidikan keagamaan bukan malah mengurangi jam-jam pelajaran agama. Apakah dengan menambah jam-jam pelajaran umum dapat  mempercantik moral dan mental?.
Pendidikan di Indonesia yang saat ini mengagung-agungkan sains dan menjadikan nilai menjadi tolak ukur belajar membuat siswa seperti “Ikan yang dipaksa memanjat pohon”. Siswa dituntut untuk memperoleh nilai yang bagus pada mata pelajaran yang tidak ia kuasai dan tidak ia sukai. Bagi siswa yang terdegradasi mentalnya melakukan berbagai cara untuk mendapatkan nilai yang memaksanya. Nilai ini juga tolak ukur untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan selanjutnya. Bagi mereka yang tidak bisa dan tidak berani mencurangkan diri terpaksa tidak ada kesempatan diperolehnya.
Pendidikan mengajarkan masyarakat tentang demokrasi, namun pendidikan sendiri membuat dirinya tidak demokrasi. Sebab hanya orang – orang yang memiliki banyak uang dan pintar saja yang dapat menikmatinya. Kemudian bagaimana nasib mereka yang tidak beruang banyak dan tidak pandai? Apakah mereka hanya akan menjadi jongos – jongos mereka yang beruang dan berilmu?  Bagaimana rantai kemiskinan dan perbudakan dapat terputus?. Harapan pendidikan menjadi tombak pembebasan semoga dapat benar-benar terealisasi. Meskipun pemuda bangsa saat ini digoda oleh hedonisme semoga dapat terselamatkan sehingga mampu membangun bangsa. Perlu adanya kesadaran pemuda-pemuda sebagai penerus bangsa yang akan membebaskan bangsa ini dari kemiskinan dan perbudakan. “Dan saat ini bukanlah Ibu Pertiwi yang mandul kawan, melainkan pemuda – pemuda bangsa yang Impoten, sehingga mereka tidak bisa bereaksi ketika Ibu Pertiwi ditelanjangi oleh Bangsa Luar Negeri”.







Kamis, 19 Mei 2016

Nikola Tesla



Andre Yoan Setyanjana


A. Biografi Nikola Tesla

             Nikola Tesla (lahir di Smiljan, Kroasia, 10 Juli 1856 – meninggal di New York City, 7 Januari 1943 pada umur 86 tahun) adalah seorang penemu, fisikawan, teknisi mekanika, dan teknisi listrik Amerika Serikat.
Tesla dianggap sebagai salah satu penemu terpenting dalam sejarah dan merupakan salah seorang teknisi terbesar dalam akhir abad ke-19 dan abad ke-20. Tesla merupakan seorang perintis elektromekanik, tanpa kabel, dan daya listrik. Ia berketurunan Serbia dan menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1891 selagi bekerja di negara tersebut.
Paten Tesla dan kerja teorinya merupakan dasar dari daya listrik arus bolak-balik ( modern termasuk distribusi daya polyphase, dan motor AC, yang ia umumkan pada Revolusi Industri Kedua. Setelah pendemonstrasian komunikasi tanpa kabel pada 1893 dan memenangkan "Perang Arus", Tesla dianggap sebagai salah satu teknisi listrik AS terhebat. Tesla memiliki pengalaman di telepon dan teknik elektro sebelum berimigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1884 untuk bekerja dengan Thomas A. Edison di New York City. Dia segera memutusukan keluar, dengan uang para investor dia menyiapkan laboratorium dan perusahaan untuk mengembangkan berbagai perangkat listrik. Oleh nya dipatenkan AC motor induksi dan transformator yang dilisensi oleh George Westinghouse , yang juga menyewa Tesla untuk waktu yang singkat sebagai konsultan. Karyanya di tahun-tahun formatif pembangunan tenaga listrik juga terlibat dalam perjuangan korporasi antara membuat arus bolak-balik atau arus searah standar transmisi listrik, disebut sebagai Perang Arus . Tesla pergi untuk mengejar ide-idenya pencahayaan nirkabel dan distribusi listrik di tegangan tinggi, eksperimen listrik frekuensi tinggi di New York dan Colorado Springs dan membuat awal (1893) pernyataan tentang kemungkinan komunikasi nirkabel dengan perangkat nya. Dia mencoba untuk menempatkan ide-ide untuk penggunaan praktis dalam upaya naas nya di transmisi nirkabel antar, yang belum selesai Wardenclyffe Menara proyek. Di laboratorium, ia juga melakukan berbagai eksperimen dengan mekanik osilator / generator, tabung debit listrik , dan pencitraan X-ray awal. Dia bahkan membangun sebuah perahu yang dikendalikan nirkabel, salah satu yang pertama yang pernah dipamerkan.
Tesla terkenal karena prestasi dan kecakapan memainkan pertunjukan, akhirnya sebagian masyarakat Amerika menyebutnya sebagai " ilmuwan gila . " Dari hak paten membuatnya mendapatkan sejumlah uang yang banyak, banyak yang digunakan untuk membiayai proyek-proyek sendiri dengan berbagai tingkat keberhasilan. Sebagian besar masa pensiunnya dihabiskan dalam serangkaian di hotel New York. Dia meninggal pada 7 Januari 1943. Karyanya terlupakan, relatif tidak dikenal setelah kematiannya, tetapi pada tahun 1960 Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran bernama Unit SI magnetik kerapatan fluks tesla diterapkan untuk menghormatinya. Peninggalan Tesla telah mengalami kebangkitan minat dalam budaya populer sejak tahun 1990-an.
Ayahnya, Milutin Tesla, adalah seorang Imam Ortodoks. Ibu Tesla, Đuka Tesla ( née Mandic), yang ayahnya juga seorang pendeta Ortodoks, memiliki bakat untuk membuat alat kerajinan rumah, peralatan mekanik, dan kemampuan untuk menghafal puisi epik Serbia . Đuka tidak pernah menerima pendidikan formal. Nikola (nama panggilan sewaktu kecil) memiliki bakat memori eidetik dan kemampuan kreatif dari genetika ibunya dan pengaruhnya juga. Nenek moyang Tesla berasal dari bagian barat Serbia, dekat Montenegro.
Tesla adalah keempat dari lima bersaudara. Dia memiliki kakak bernama Dane dan tiga saudara perempuan, Milka, Angelina dan Marica. Dane tewas dalam kecelakaan berkuda ketika Nikola berumur lima tahun. Pada tahun 1861, Tesla mengenyam pendidikan di Sekolah "rendah" "Primary" di Smiljan di mana ia belajar bahasa Jerman, aritmatika, dan agama. Pada tahun 1862, Keluarga Tesla pindah ke Gospic , Austria Empire, di mana ayah Tesla bekerja sebagai seorang pendeta. Nikola menyelesaikan Sekolah "rendah" atau "Primary", diikuti oleh "Bawah Nyata Gymnasium" atau "Normal School."
Pada tahun 1870, Tesla pindah ke Karlovac , Kroasia untuk bersekolah di Gymnasium Tinggi nyata , di mana ia sangat dipengaruhi oleh seorang guru matematika Martin Sekulic. Tesla mampu melakukan kalkulus integral dalam bukunya , yang mendorong guru untuk percaya bahwa ia mencontek. Ia selesai masa jabatan empat tahun dalam tiga tahun, lulus pada tahun 1873.
Pada tahun 1873, Tesla kembali ke kota kelahirannya, Smiljan. Tak lama setelah ia tiba, Tesla terjangkit kolera, dia terbaring di tempat tidur selama sembilan bulan dan hampir mati beberapa kali. Ayah Tesla, di saat-saat putus asa, berjanji akan mengirimnya ke sekolah teknik terbaik jika ia pulih dari penyakit (ayahnya awalnya ingin dia menjadi pendeta).
Pada tahun 1874, Tesla mengelak bahwa akan direkrut menjadi tentara Austro-Hungaria di Smiljan, dengan melarikan diri ke Tomingaj , dekat Gračac . Di sana, ia menjelajahi pegunungan dengan mengenakan pakaian pemburu. Tesla mengatakan bahwa berkontak dengan alam membuatnya lebih kuat, baik secara fisik maupun mental. Dia membaca banyak buku sementara di Tomingaj, dan kemudian mengatakan bahwa buku karya Mark Twain telah membantunya secara ajaib sembuh dari penyakit sebelumnya.
Pada tahun 1875, Tesla terdaftar di Austria Politeknik di Graz , Austria , pada beasiswa Militer Frontier. Selama tahun pertama, Tesla pernah melewatkan beberapa kali kuliah namun meraih nilai tertinggi, lulus ujian sembilan, mulai klub budaya Serbia, dan bahkan menerima surat pujian dari dekan fakultas teknis untuk ayahnya, yang menyatakan, "Anakmu adalah bintang dari peringkat pertama." Tesla mengklaim bahwa ia bekerja 03:00-11:00, tidak ada hari Minggu atau hari libur dikecualikan. Dia malu ketika ayahnya memujinya bahwa dia sudah bekerja sangat keras. Setelah kematian ayahnya pada tahun 1879. Tesla menemukan paket surat dari profesor kepada ayahnya, memperingatkan bahwa kalau dia keluar dari telah sekolah, Tesla akan dibunuh melalui kerja paksa. Selama tahun kedua, Tesla datang ke dalam konflik dengan Profesor Poeschl atas dinamo Gramme , ketika Tesla menyarankan bahwa commutators tidak diperlukan. Pada akhir tahun kedua, Tesla kehilangan beasiswa dan menjadi kecanduan judi. Selama tahun ketiga, Tesla mempertaruhkan uang saku dan uang kuliah nya, kemudian perjudian kembali merugikan nya dan dia berfikir untuk mengembalikan keseimbangan keluarganya. Tesla mengatakan bahwa ia "menaklukkan gairah itu juga," tetapi kemudian ia dikenal suka bermain biliar. Ketika waktu ujian tiba, Tesla tidak siap dan meminta perpanjangan untuk belajar, tapi ditolak. Dia tidak pernah lulus dari universitas dan tidak menerima nilai untuk semester terakhir.
Pada bulan Desember 1878, Tesla meninggalkan Graz dan memutuskan semua hubungan dengan keluarganya untuk menyembunyikan fakta bahwa ia keluar dari sekolah. Teman-temannya berpikir bahwa ia telah tenggelam di Sungai Mur . Tesla pergi ke Maribor (sekarang di Slovenia ), di mana ia bekerja sebagai juru gambar untuk 60 florin per bulan. Ia menghabiskan waktu luang bermain kartu dengan pria lokal di jalanan. Pada bulan Maret 1879, Milutin Tesla pergi ke Maribor untuk memohon kepada anaknya untuk kembali ke rumah, tapi Nikola menolak. Nikola mengalami gangguan saraf di waktu yang sama pada saat itu.
Arus Bolak-Balik
A.Ontologi
Arus bolak-balik (AC/alternating current) adalah arus listrik di mana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Berbeda dengan arus searah di mana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan waktu. Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk gelombang sinusoida, karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang paling efisien. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain, bentuk gelombang lain pun dapat digunakan, misalnya bentuk gelombang segitiga (triangular wave) atau bentuk gelombang segi empat (square wave).

B.Epistemologi
          Jika sebuah induktor dialiri arus listrik bolak balik, pada inductor akan timbul medan magnetic. Untuk menimbulkan medan magnetik ini dibutuhkan energi yang kemudian akan tersimpang didalam medan magnetic. Jika arus listriknya dihentikan, medan magnetic akan hilang.

              Bersamaan dengan itu, energy yang tersimpandidalam medan magnetik pun akan berubah kembali menjadi energy listrik. Oleh karena inductor dialiri arus bolak balik, akan terjadi perubahan energy berulang ulang secara periodic dari energy listrik ke medan magnetikdan sebaliknya dari medan magnetic ke energy listrik.

      Peristiwa yang sama dapat terjadi pada kapasitor. Ketika kasitor dihubungkan dengan tegangan listrik,di dalam kapasitor timbul medan listrik. Untuk menimbulkan medan listrik ini dibutuhkan energy yang bersal dari tegangan listrik. Jika tegangan listriknya diputuskan, medan listrik di dalam kapasitor juga akan menghilang dan energy yang tersimpan didalamnya akan kembali ke rangkaian dalam bentuk arus listrik sesaat. Oleh karena kapasitor dihubungkan dengan tegangan bolak balik, akan terjadi terjadi peristiwa perubahan energy secara periode.

       Jadi inductor murni dan kapasitor murni yang ada didalam rangkaian arus bolak balik tidak menghabiskan energy listrik karena yang sebenarnya terjadi adalah perubahan secara berulang energy listrik dari rangkaian kemedan magnet atau medan listrik.

B. Manfaat

Secara umum, listrik bolak-balik berarti penyaluran listrik dari sumbernya (misalnya PLN) ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk. Namun ada pula contoh lain seperti sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel, yang juga merupakan listrik arus bolak-balik. Di dalam aplikasi-aplikasi ini, tujuan utama yang paling penting adalah pengambilan informasi yang termodulasi atau terkode di dalam sinyal arus bolak-balik tersebut.

cerpen: wayang intelektual



WAYANG INTELEKTUAL
(oleh: Andre Y. Setyanjana)


Pagi ini Ahmad tidak pergi ke kampus, Ahmad pun berencana untuk melanjutkan tidurnya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kamarnya. Sehingga Ahmad bergegas membuka pintu, rupanya yang datang adalah Adi. Melihat penampilan Adi yang rapi,membuat Ahmad heran dan kebingungan.                  “Mau kemana bro?”tanya Ahmad dengan penasaran. Mendengar pertanyaan tersebut, Adi langsung menjawab dengan sedikit lelucon.”Mau ngelamar kerja mad. Ayo berangkat? Sudah telat ini” jawab Adi. “Ah..yang benar saja kamu?” tanya Ahmad dengan kebingungan. Kemudian Adi menjelaskan kepada Ahmad bahwa hari ini ada kuliah pengganti. Tanpa pikir panjang, Ahmad bergegas ganti baju, tanpa mandi terlebih dahulu. Kedua kawan tersebut dengan tergesa-gesah langsung menuju kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, setelah memarkirkan sepeda motornya di pakiran kampus, dengan gelisah mereka lari menuju ruang 402 yang terletak di lantai 4 Fakultas Syariah dan Hukum.
          Ketika mereka sampai didepan pintu ruang tersebut, dari kejauhan terlihat dosen telah tiba di kelas dan sedang asyik menjelaskan materi kepada mahasiswanya. “ Karena kamu, saya jadi telat” gumam Adi dengan nada kesal. “ Kamu juga, kenapa tadi tidak langsung kasih tau saja?” jawab Ahmad. Keduanya saling berdebat dan saling menyalahkan satu sama lain. Beberapa menit kemudian ada seseorang yang datang menghampiri mereka. “Ada apa mas?” tanya orang tersebut. Dengan spontan Adi menjawab pertanyaan itu dengan sedikit emosi, “Saya telat, karena dia”(sambil menunjuk Ahmad). “Oh..gitu” sahut orang tersebut. Ahmad tidak menghiraukan tanggapan Adi, Ia asyik memainkan gadget-nya, tanpa di sengaja ia membuka whatapps grup kelasnya, ternyata ruangan yang di pakai kuliah pengganti berada di ruang 403. Mengetahui hal tersebut Ahmad meninggalkan Adi yang sedang sibuk mengobrol dengan orang tersebut menuju ruangan 403 di sebelahnya. Kelas sudah penuh sesak di duduki para mahasiswa yang datang lebih awal, Ia mengambil tempat duduk yang posisinya didepan meja dosen. Disaat tersebut Adi berkenalan dengan orang itu.
Beberapa saat kemudian, Adi dan orang yang ngobrol di depan kelas tadi, masuk kedalam ruangan. Rupanya, orang tersebut adalah dosen pengganti yang mengambil alih mata kuliah tersebut, karena dosen yang biasanya berhalangan hadir. “Assalamuallaikum warahmatullah hi wa barakatuh” ucapan salam dosen tersebut sebelum membuka kuliahnya. Dengar kaget para mahasiswa menjawab salam tersebut. Kegiatan perkuliahan dimulai dengan memberi kuis untuk segera dikerjakan dan dikumpulkan. Sontak membuat sebagian mahasiswa kaget. Dengan penuh percaya diri, Ahmad dan Adi mengerjakan kuis tersebut dan langsung mengumpulkannya, Setelah waktu yang di berikan habis, beberapa mahasiswa terlihat cemas dengan pekerjaannya.
Namun, sebelum dosen menutup perkuliahannya, sudah terpampang beberapa soal di tampilan slide powerpoint. Ahmad tidak mengerti apa yang dimaksud dosen itu.”Itu apa di?” tanya Ahmad kepada Adi.”Itu sepertinya tugas minggu depan, mad” jawab Adi. Tidak lama kemudian dosen itu menjelaskan secara singkat mengenai tugas itu. “Silahkan dikerjakan dan di kumpulkan besok pagi jam 09.00 di sekertariat prodi” kata dosen tersebut. Setelah perkuliahan ditutup dengan bacaan hamdalah dan salam, dosen meninggalkan ruangan tersebut.
Dengan berbagai keluhan, beberapa mahasiswa meninggalkan ruangan dan tersisa Ahmad dan Adi yang masih asyik ngobrol didalam ruangan.” Astaga, tugas menumpuk” gumam Ahmad. Dengan panjang lebar Adi menanggapinya dengan santai, “Ya begitulah. Perkuliahan kan menyerupai seni pertunjukan wayang, dimana kita sebagai lakon wayangnya dan dosen sebagai dalangnya, sehingga kita harus menjalankan apa kehendak dosen dan menghormatinya”. Mendengar hal itu, Ahmad mengiyakan apa yang dikatakan Adi. Ia menyesal karena selama ini menganggap tugas-tugas itu sebagai pemicu kemalasan. Selanjutnya Adi berusaha memotivasi Ahmad dengan mengajaknya mengerjakan tugas itu secara bersama-sama sepulang kuliah.
Akhirnya setelah perkuliahan ini, Ahmad yang dikenal mahasiswa pemalas dikelasnya berubah secara perlahan menjadi rajin. Terbukti dengan nilai IP semester ini yang meningkat. Hal tersebut menimbulkan persaingan antara Adi yang lebih dulu terkenal rajin dengan Ahmad yang sekarang ini menjadi rajin. Persaingan yang terjadi tentunya persaingan yang secara sehat yaitu berebut mendapatkan IP terbaik di kelasnya. Mereka berdua sering terlihat belajar bersama di Perpustakaan. Sehingga banyak teman-teman dikelasnya yang termotivasi dengan mereka berdua.

Selasa, 05 Mei 2015

Kota Timika

Kota Timika dan Perjalanan hidupku.

             Suatu kota nan indah di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Pulau Papua, berada di pesisir wilayah pegunungan tengah Bumi Cendrawasih ini. Kota yang masih alami dan di kelilingi oleh hutan papua nan luas ini, yang memiliki kekayaan alam yang banyak.
            Kota Timika adalah Ibukota Kabupaten Mimika. Meskipun Kabupaten ini usianya masih terbilang muda,namun perkembangannya sangat pesat dan fasilitasnya pun terbilang memadai. Misalnya di Kota Timika sudah memiliki Bandara Internasional, pelabuhan laut, rumah sakit, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, transportasi, dll. Fasilitas ini sangat mendukung aktivitas warga-warga Timika dalam kehidupan sehari-hari.
          Dikota berdiri banyak kantor-kantor milik pemerintah maupun swasta yang bergerak di berbagai bidang,telah banyak menyerap warga akan lapangan pekerjaan.di kabupaten ini juga berdiri perusahaan tambang besar bertaraf internasional,yaitu PT.Freeport Indonesia yang terletak di kecamatan Tembagapura.yang merupakan tambang emas dan tembaga salah satu terbesar di dunia.sehingga julukan kota emas menempel pada kota ini.perusahaan ini telah berandil besar dalam perkembangan di kabupaten ini. Di kabupaten ini memiliki suku asli yang mendiami wilayah ini,yaitu suku kamoro dan suku amugme. Pada umumnya,suku kamoro mendiami wilayah pantai dan suku amugme yang mendiami wilayah pegunungan.serta juga ada suku-suku kekerabatan yang mendiami wilayah yang lebih sempit dari pada suku kamoro dan amugme.
             Sebelum menjadi kabupaten sendiri,pada mulanya mimika merupakan bagian dari kabupaten Fakfak. Selain suku pribumi kabupaten ini,banyak terdapat suku-suku dari sesama suku di papua maupun dari luar papua yang mendiami kabupaten ini, misalnya, Jawa, bugis, toraja, manado, batak, timor, lombok, maluku, jayapura, merauke, biak, sorong, serui, wamena, dll. kedatangannya memiliki banyak cara, misalnya transmigrasi atau merantau, mengadu nasib di tempat nan kaya ini. bisa dikatakan,kabupaten ini adalah miniatur dari nusantara,karena beragamnya suku, budaya,agama,dll. Semoga,kabupaten ini kedepannya lebih maju dan bersatu padu sesuai slogan kabupaten ini yaitu Eme Neme Yauware.
              Saya sendiri,berada di kota ini sejak tahun 2012,karena begitu menyenangkannya kota waktu 3 tahun tidak terasa cepat berlalu.tujuan utama saya berada dikota ini adalah bersekolah dan belajar hidup mandiri.awalnya,berat sekali rasanya kutinggalkan kampung halaman di kebumen,jawa tengah.meninggalkan orangtua,keluarga,sahabat, dan teman-temanku.Namun,perasaan sedih itu kian sirna dengan tekad semangatku,mampu hidup mandiri,terampil dan sukses sehingga kelak dapat menjadi kebanggaan keluarga.di timika saya ikut bersama keluarga pakde kusmiyanto.yang merupakan kakak dari ibuku.
              Pakde kusmiyanto dan keluarganya adalah sosok yang baik,sangat terasa didikan beliau yang disiplin dan religius,dapat membuatku hidup lebih baik dari dahulu serta didikan di sekolah tempatku belajar membuatku kaya akan ilmu.kesimpulannya, pendidikan yang kudapatkan tidak hanya disekolah semata,tetapi juga lifeskill/keterampilan hidup mandiri.meskipun belum sepenuhnya mandiri.karena banyak bantuan dari keluarga beliau yang saya dapatkan.
        Terimakasih kepada warga timika pada umumnya dan keluarga pakde kusmiyanto pada khususnya. Kelak,pengalaman selama ini akan ku jadikan bekal hidupku di masa mendatang yang lebih baik lagi. Mohon maaf karna kesalahanku yang disengaja ataupun tidak disengaja,sehingga telah ataupun pernah merepotkan.saya mohon maaf sebesar-besarnya. Kemudian,untuk para guru dan teman-teman yang saya hormati dan saya banggakan.harapannya selalu sukses buat karir kita,dan saya mohon maaf atas kesalahanku yang pernah ku lakukan.
Terimakasih..

Sukses.

By.Andre Yoan Setyanjana

profil SMA NEGERI 4 MIMIKA

PEMERINTAH KABUPATEN MIMIKA
DINAS PENDIDIKAN MENENGAH
SMA NEGERI 4 MIMIKA
Alamat:Jalan Raya SP.V Timika Papua 99910

Program:
1.     IPA
2.     IPS
Sarana atau fasilitas:
  • 11 Ruang kelas yang representatif: kelas X,XI,dan XII
  • 2 Ruang guru
  • 1 Ruang kepala sekolah
  • 2 Laboratorium : Lab.IPA dan Lab.Komputer
  • 1 Perpustakaan
  • 1 Aula
  • 3 gazebo atau honai
  • 1 Kantin
  • 1 Gudang
  • 1 Lapangan voli outdoor
  • 1 Lapangan futsal outdoor
  • 1 Tenis meja
  • Taman Sekolah yang luas
  • Dll.
STRUKTUR KELEMBAGAAN SEKOLAH
(per 18 april 2015)

Kepala sekolah:

                   Bpk.Laurensius Lasol,S.Ag,M.Pd.

Wakil Kepala sekolah:

Kurikulum                                   : Bpk.Katemin,S.Pd,M.si.
           Kesiswaan                                   : Ibu.Maria Tahapary,S.Pd.
Hubungan Masyarakat                : Bpk.Drs.Marthen S.Merrante,M.Pd.
Sarana prasarana                         : Ibu.Suharti,S.Pd.
Dewan Guru:

Biologi                  Bpk.Nurhadi,S.Pd,M.Si.
Kimia                    Ibu.Nirmalla Kurniawaty,S.Pd.
Fisika                    1. Ibu.Nasrinda,S.Pd.
                                                   2. Ibu. Mayder Hatu.

B.Indonesia           1. Bpk.Abdul Rajab S.,S.Pd,M.Pd.
                              2. Bpk.Drs.Marthen S.Merrante,M.Pd.

B.Inggris               1. Bpk.Apolinaris Helyanan,S.Pd.
                   2. Bpk.Abdulrahman Wahid,S.Pd.

Matematika           Bpk.Katemin,S.Pd,M.si.
Geografi                Ibu.Maria Tahapari,S.Pd.
Ekonomi               1. Ibu.Fice V.Palenewen,S.E.
                                        2. Ibu.Agustina Tumba,S.Pd.

Sosiologi               1. Ibu.Suharti,S.Pd.
                                        2. Bpk.Sunarman,S.Pd.

Pend. Kewarganegaraan 
                              1. Ibu.Yuliana L.Batjeran,S.Pd.
                   2. Bpk.Sunarman,S.Pd.

Sejarah                  1. Bpk.Drs.Dominggus Kuhuela,M.Pd.
                                         2. Ibu.Suharti,S.Pd.

Penjas dan OR        Bpk.Makarios,S.Pd.

Teknologi Informasi dan Komunikasi     
Bpk.Natalis,S.kom

Kesenian                  Bpk.Alek Dumatubun,S.Pd,M.Pd.
Pendidikan Agama     
1. Bpk.Muhammad Zain (Islam)
                                           2. Bpk.Laurensius Lasol,S.Ag,M.Pd.(Katolik)
                                           3. Ibu.Agustina Tumba,S.E.(Protestan)

Staf Sekolah.

Tata Usaha:           1. Ibu.Merke Pangemanan
                                         2. Bpk.Natalis,S.kom.
Security :              Bpk.Enos
Prestasi.

1.     Juara 1 Olimpiade Sains Kabupaten 2013 Ekonomi
2.     Juara 3 Olimpiade Sains Kabupaten 2013 Ekonomi
3.     Juara 1 Olimpiade Sains Kabupaten 2013 Kebumian
4.     Juara 2 Lomba Puisi Bulan Bahasa kabupaten 2014
5.     Juara 1 Olimpiade Sains Kabupaten 2014 Komputer
6.     Juara 2 Olimpiade Sains Kabupaten 2014 Kebumian
7.     Juara 1 Lomba Cerdas Cermat 4pilar Kabupaten 2014
8.     Dll.


Mohon maaf apabila ada kesalahan..
dipersilahkan memberikan Saran dan Kritik demi kemajuan karya tulis ini..

Jayalah SMANPAT !!

Terimakasih.